Senin, 17 November 2014

PERTEMUAN 8 - CONTENT MANAGEMENT SYSTEM (CMS) PADA SITUS PORTAL BERITA

CMS
1. Pendahuluan
Perkembangan teknologi, khususnya internet, membuat orang menjadi lebih mudah untuk saling berinteraksi. Dengan internet teks, gambar, suara dan video dapat dikirim kebelahan dunia manapun secara cepat, bahkan hanya dalam hitungan detik saja. Hal ini menandakan bahwa internet mempunyai potensi yang sangat besar untuk dijadikan sebagai sarana komunikasi dan informasi yang handal dan murah. Berdasarkan hal tersebut, secara nyata beberapa tahun yang lalu sekitar awal tahun 90-an, saat internet masih awal-awal diperkenalkan ke seluruh dunia, para teknisi IT berusaha berperan serta meramaikan suasana di dunia internet. Banyak dari mereka yang membuat sebuah website, baik untuk pribadi, lembaga, perusahaan ataupun instansi yang mereka miliki. Pada waktu itu, membuat website bukanlah suatu hal yang dapat dilakukan oleh semua orang, apalagi orang awam, sehingga bukan suatu hal yang aneh bila saat itu jasa seorang webmaster sangat diperlukan. Mereka dibayar mahal untuk melakukan tugasnya, walaupun website yang dihasilkan masih sangat sederhana, statis dan monoton, dengan hanya mengandalkan bahasa HTML dan beberapa gambar/video/suara sebagai pemanisnya. Website dengan model statis seperti itu tentu saja tidak menyenangkan, karena informasiinformasi yang tersedia di dalam website, tak ubahnya seperti informasi-informasi yang bias ditemukan pada formulir, brosur-brosur, maupun barang cetakan lainnya, walaupun di dalam web tersebut terdapat halaman yang dapat berpindah ke halaman lainnya dan bisa saling berhubungan (hyperlink). Kendala yang terjadi dengan model web statis seperti www.dikmenjurjogja.or.id, bisa jadi pengunjung situs menjadi segan dan tidak akan pernah mengunjugi website itu lagi, karena mereka hanya disajikan oleh isi (content) halaman web saja, tanpa bisa berinteraksi secara aktif dalam web.
Selain itu kekurangan lainnya dengan model web seperti ini banyak menyita waktu dalam memperbaharui informasi yang ada dengan yang baru, dan juga akan membutuhkan biaya yang besar dalam prosesnya. Berkaitan dengan masalah di atas, pengelolaan content web secara berkesinambungan (continue), menjadi hal yang paling penting dalam pengembangan website. Untuk mengatasi problematika yang terjadi dalam dunia website, salah satu cara penyelesaiannya yaitu dengan menerapkan Content Management System (CMS).

2. Pengertian CMS
Content Management System atau lebih populer dengan singkatan CMS, pertama kali muncul sebagai jawaban atas solusi dari kebutuhan manusia akan penyediaan informasi yang sangat cepat.
Secara teori, CMS dapat diartikan sebagai berikut:

a. CMS adalah sebuah sistem yang memberikan kemudahan kepada para pengguna dalam mengelola dan mengadakan perubahan isi sebuah website dinamis tanpa sebelumnya dibekali pengetahuan tentang hal-hal yang bersifat teknis. Dengan demikian setiap orang, penulis, maupun editor, setiap saat dapat menggunakannya secara leluasa untuk membuat, menghapus atau bahkan memperbaharui isi website tanpa campur tangan langsung dari pihak webmaster

b. CMS dapat diartikan sebuah sistem yang digunakan untuk mengelola isi sebuah web secara dinamis.

c. CMS dapat diartikan sebuah teknologi baru yang masih asing bagi sebagian orang yang dapat membawa kesuksesan untuk setiap web.

Berdasarkan beberapa definisi di atas, secara sederhana dapat dikatakan CMS adalah suatu sistem yang dibuat dengan menggunakan teknologi, dalam hal ini skrip berbasis server, database server dan webserver oleh seorang yang mempunyai kemampuan memprogram web yang sangat baik agar pengelolaan website itu dapat dilakukan oleh siapa saja sehingga content web dapat selalu dinamis.

3. Fungsi dan Manfaat CMS

3.1 Fungsi CMS
Sebuah sistem CMS bisa dikatakan baik apabila telah memenuhi beberapa persyaratan yang meliputi beberapa fungsi pokok yaitu:

1). Fungsi pembuatan isi (content creation)
Dalam bagian ini fungsi dibuat agar diarahkan untuk mampu menangani pengisian informasi secara mudah dan efisien, dimana seorang penulis informasi tidak perlu menggunakan tag HTML dalam membuat sebuah halaman web.

2). Fungsi manajemen isi (content management)
Dalam bagian ini fungsi dibuat untuk mengatur pusat isian, baik penampilan data yang sudah atau belum terpakai sehingga dalam proses penampilan informasinya menjadi mudah.

3). Fungsi menerbitkan isi untuk ditampilkan (publishing)
Dalam bagian ini fungsi dibuat untuk memuat fleksibilitas dan pengembangan halaman web yang dihasilkan. tampilan (Layout) halaman dispesifikasikan melalui sebuah halaman dengan pola yang telah disediakan (template)

4). Fungsi penampil isi (presentation)
Dalam bagian ini fungsi dibuat untuk menampilkan isi terhadap informasi yang telah tersimpan untuk ditampilkan di atas browser.

3.2 Manfaat CMS
Bila CMS dapat diterapkan dengan baik, ada beberapa manfaat dari penggunaan CMS yang dapat dijabarkan sebagai berikut:
1). Manajemen data
2). Mengatur siklus hidup website
3). Mendukung web templating dan standarisasi
4). Personalisasi website
5). Sindikasi
Sindikasi memberikan kemungkinan kepada sebuah website untuk membagi isinya kepada website-website yang lain.
6). Akuntabilitas dan efisiensi

4. Prinsip CMS
CMS secara prinsip dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan dan dalam berbagai kondisi, terutama yang berhubungan dengan dunia website, beberapa diantaranya yaitu:
a. Mengelola website pribadi.
b. Mengelola website perusahaan/bisnis.
c. Portal atau website komunitas.
d. Galeri foto, dan lain sebagainya.
e. Forum.
f. Aplikasi E-Commerce.

5. Penggolongan CMS
Karena disadari akan pentingnya CMS, banyak para pakar membuat aplikasi CMS dengan berbagai fitur handal yang ditawarkan, hal ini dapat di lihat dengan maraknya topik mengenai CMS di internet. Beberapa situs web yang mengkaji mengenai CMS di internet yaitu www.kyantonius.com, www.oscom.org, www.duniakita.net, dan www.steptwo.com. Oleh karena itu berdasarkan aplikasinya, CMS dibagi menjadi 2 golongan yaitu:

a. CMS Komersil
Dibuat dan dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan software yang menjalankan usahanya dengan motif mencari keuntungan. Beberapa aplikasi CMS yang ada di pasaran yang cukup terkenal yaitu STELLENT (Stellent Content Management Suite), VIGNETTE (V7Content Management Suite), INTERWOVEN (Team Site 6.0.)

b. CMS Open source
Dibuat dan dikembangkan oleh sekelompok orang atau perusahaan yang intinya memberikan sebuah alternatif murah dan terjangkau kepada para pengguna. Tersedia secara gratis dan dapat dipergunakan sesuai dengan kebutuhan tanpa ada batasan. CMS jenis ini juga memberikan akses kepada penggunanya untuk mengetahui kode-kode pemograman yang disertakan, sehingga memudahkan pengguna memodifikasi CMS di masa-masa yang akan datang. Kelebihan CMS jenis ini, yaitu kode pemrograman terbuka untuk umum, sehingga apabila ada bugs, para pengguna dapat saling bahu-membahu dalam hal melacak dan memberikan dukungan teknis dan non-teknis kepada yang membutuhkan. Beberapa jenis aplikasi CMS Open Source yang ada dipasaran seperti ZOPE (Content Management Framework), OPEN CMS (Open CMS), POSTNUKE (Post Nuke), PHP Nuke, MAMBO OPEN SOURCE (Mambo Open source).

6. Manajemen Portal
Manajemen portal yang dilakukan dalam prototype CMS yang dibuat berdasarkan pendekatan dari Abdul Kadir dan Terra [3], secara umum prototype yang dibuat menampilkan sejumlah informasi, beberapa diataranya yaitu berita, artikel, data Polling beserta jawabannya serta layanan terhadap member. Model pengelolaan yang diterapkan dalam prototype ini, lebih dari satu orang pengelola, namun puncak keputusan tetap dilakukan oleh satu orang, sehingga dari beberapa pengelola tersebut tetap ada pimpinan, dalam hal ini dapat diartikan sebagai pemilik website (top administrator) sehingga informasi yang disajikan di dalam website tersebut berada dibawah kontrol dari top administrator dan tetap terjaga keamanannya. Dengan model pengelolaan seperti di atas, top administrator akan mempunyai hak penuh dalam pengaturan content pada website, sehingga dalam membantu tugas-tugasnya untuk memanejerial atau menyajikan informasi, dapat dibantu oleh orang lain (dalam hal ini bukan web master). Top administrator dapat memilih administrator web berdasarkan kriteria yang telah ditetapkannya, artinya top administrator dapat memilih administrator tanpa harus melihat latar belakang kemampuannya secara teknis tentang web, sehingga dalam hal ini biaya yang dikeluarkan oleh top administrator dapat ditekan. Selain itu, salah satu model manajemen portal pada prototype yang dibuat ini disesuaikan dengan portal berita yang sudah ada, yaitu adanya kewenangan pengunjung biasa (tanpa status) untuk bisa mengirimkan berita, sehingga pemilik website bisa mendapatkan informasi berupa berita terbaru dari berbagai sumber, tanpa perlu mencari berita tersebut. Diasumsikan pemilik website hanya mengedit/memeriksa redaksional dari berita yang dikirimkan oleh pengunjung, kemudian memverifikasi berita tersebut dan menampilkannya (publish) pada halaman utama. Bila pengunjung dengan nama dan email yang sama telah ikut serta dan mengirimkan berita lebih dari 10 kali, maka pihak pengelola administrasi berita akan mengirimkan email konfirmasi kepadanya untuk bersedia bergabung menjadi member dan akan mendapatkan penghargaan nantinya. Kelebihan layanan terhadap member yang terdapat pada web ini yaitu adanya kewenangan member untuk dapat mengubah tampilan/layout berdasarkan pilihan yang sudah disediakan oleh pengelola, sehingga dengan adanya layanan ini diharapkan member tidak bosan mengunjungi dan berinteraksi dengan web yang ada. Selain itu, dengan adanya layanan ini diharapkan kuantitas member dapat meningkat, sehingga dengan banyaknya member yang ada dapat meningkatkan page rating dari situs yang akan membuat ketertarikan dari suatu instansi untuk membantu menjadi sponsor.

7. Analisa Kebutuhan Perangkat Lunak CMS Pada Situs Portal Berita
Sebagaimana yang telah diterangkan sebelumnya bahwa dalam penelitian ini akan dibangun prototype dari sebuah CMS agar pemahaman dan prinsip CMS mudah dimengerti dan dipahami.
Sesuai dengan beberapa prinsip CMS yang ada, salah satunya yaitu untuk mengelola komunitas/portal, maka dalam penelitian ini dibangun prototype CMS yang dibuat berupa sebuah portal berita. Alasan yang menjadikan portal berita sebagai prototype CMS yaitu karena banyaknya situs-situs web yang lebih mengedepankan beberapa penyajian informasi berupa berita dan penyajian artikel, beberapa diantaranya yaitu www.yahoo.com, www.kompas.com, www.astaga.com, www.detik.com. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, dibuat portal berita dengan menggunakan PHP sebagai skrip untuk membuat antarmuka(interface), dan MySQL sebagai databasenya, untuk membuktikan bahwa dengan CMS, seseorang (pengguna komputer) dapat melakukan pengelolaan website, tanpa harus melihat latar belakang pengetahuannya secara teknis tentang web.

Hal lainnya yang membedakan manajemen portal pada prototype web portal berita ini dengan model-model yang sudah ada, yaitu adanya tingkatan hak akses antara pengunjung biasa, member, dan pengelola. Beberapa tingkatan akses tersebut yaitu :

a. Pemilik website (Top Administrator) yang memiliki hak akses terhadap semua fasilitas yang dimiliki, sehingga alir kerja sistem secara penuh ada di bawah kontrol Top Administrator.

b. Administrator biasa, yaitu administrator dengan hanya memiliki hak akses berdasarkan kriteria yang diberikan oleh Top Administrator.

c. Member, yaitu user web yang telah melakukan registrasi, dan telah menjadi anggota dalam sistem.

d. User biasa, yaitu user web yang bukan member dan bukan administrator

8. Perancangan Sistem
Perancangan kebutuhan fungsional dilakukan dengan menggunakan tools Data Flow Diagram. Untuk kebutuhan basis data maka digunakan ER-Diagram sebagai toolsnya.

9. Implementasi
Gambar 4 adalah halaman pertama kali user membuka url dari situs web, sehingga pada
halaman ini akan ditampilkan informasi berita terbaru dan menu-menu yang ada juga dapat dilihat pada gambar tersebut.


Gambar 4. Tampilan Halaman Utama Prototype CMS

9.1 Manajemen portal berita
Sebagaimana yang diterangkan secara umum dalam kajian teori, maka untuk prototype CMS kekuasaan penuh ada pada top administrator (dalam hal ini adalah bisa diartikan sebagai pemilik website). Oleh karena itu pada halaman utama seperti Gambar 4, untuk menu pilihan dapat diakses oleh siapa saja, sedangkan untuk menu pengelola atau menu administrasi hanya bisa diakses oleh pengelola dengan otorisasi yang dimilikinya. Pada prototype CMS yang dibuat dalam penelitian ini dilakukan oleh satu orang top administrator dan dua orang administrator (terdapat tiga pengelola) dengan perbedaan hak akses antara kedua administrator yang ada. Selaku top administrator dalam prototype CMS ini adalah user nando, dan kedua orang administrator yang ada yaitu user fitriku dan user ayub. Tampilan jumlah pengelola dapat dilihat pada Gambar 5.


Gambar 5. Halaman memodifikasi data Pengelola

Berdasarkan gambar 5, dapat dilihat bahwa manajemen dari prototype CMS yang dibuat itu tergantung dari user nando (selaku webmaster/pemilik), sehingga karena saat login pertama kali dan kriteria sesuai dengan seorang top administrator maka akan menjumpai halaman administrasi utama seperti gambar 6, sedangkan bila pengelola tersebut login bukan sebagai seorang top administrator sesuai dengan otorisasi yang diberikan kepadanya, maka masing-masing administrator akan mendapati tampilan halaman administrasi yang berbeda pula. Untuk lebih jelasnya coba perhatikan pada gambar 7 yaitu user fitriku dan gambar 8 untuk user ayub.


Gambar 6. Halaman utama bagi top administrator.


Gambar 7. Halaman utama bagi user fitriku.


Gambar 8. Halaman utama bagi user Ayub.

Berdasarkan ketiga gambar yaitu gambar 6, 7 dan 8 dapat dilihat secara jelas bahwa masing-masing pengelola ketika login akan mendapatkan tampilan halaman administrasi yang berbeda berdasarkan hak akses yang dimilikinya. Oleh karena itu, wewenang yang dikerjakan masing-masing pengelola itu berdasarkan menu yang ada, sehingga ketika user fitriku berhasil login, dia hanya bias mendapati menu edit artikel dan edit user (member), sehingga user fitriku hanya bekerja dan bertugas untuk mengelola bagian tersebut. Berbeda halnya dengan user ayub, berdasarkan menu yang ada, hanya dapat melakukan pengelolaan terhadap bagian berita dan Polling saja, selebihnya dia tidak dapat memodifikasi artikel baik itu menambahkan maupun menghapusnya, selain itu tidak dapat juga memodifikasi data member. Oleh karena itu segala aksi yang dimiliki oleh administrator yang ada, dapat dikontrol secara penuh oleh administrator.
Masing-masing user dapat mengganti layout sesuai dengan keinginan mereka. Gambar 9 menunjukkan halaman yang digunakan oleh member untuk mengganti mengganti layout sesuai keinginannya berdasarkan pilihan yang sudah ada. Tampilan layout untuk user fera dapat dilihat pada gambar 10.


Gambar 9. Pilihan tampilan layout sesuai selera


Gambar 10. Tampilan layout user fera

10. Kesimpulan
Dari uraian yang sudah disampaikan dapat disimpulkan:
a. Dengan mengimplementasikan CMS, seorang yang bukan webmaster sekalipun dapat melakukan pengelolaan web menjadi dinamis sehingga penyajian informasi dapat dilakukan dengan cepat.
b. Dengan menggunakan CMS, proses update informasi tidak hanya dimonopoli oleh seorang administrator saja. Dengan demikian akan didapatkan penghematan waktu, tenaga dan biaya, selain itu proses administrasi situs dapat dilakukan secara mudah karena bentuk pengelolaannya terdistribusi.

Sabtu, 11 Oktober 2014

PERTEMUAN 6 - PORTAL KEAMANAN

Portal dan Keamanan

Portal adalah kumpulan servis dari banyak provider dan menempatkannya ke dalam presentasi yang terorganisasi yang sesuai atau cocok dengan aliran kerja para pelanggannya (user). Para provider menggunakan berbagai sistem dan paradigma aplikasi yang berbeda, dimana semuanya mempunyai hardware yang berbeda, operating system yang berbeda, dan paradigma aplikasi yang berbeda untuk mengatur keamanannya.

1. Single Sign-on
Teknologi Single Sign on sangat penting bagi portal. Singkatnya, portal membutuhkannya untuk mengkoordinasikan informasi dari beberapa web site, penyimpanan data, XML, dan sistem transaksi lainnya. Kesemua ini mempunyai paradigma keamanan yang berbeda dimana solusi Single Sign-on akan diterapkan. Contoh dari vendor di arena ini adalah Netegrity, Oblix, IBM, dan Entrust.

2. Pendelegasian Manajemen
Sebuah evolusi dari teknologi Single Sign-on. Ketika SSO mencoba utuk memfasilitasi aktivitas, Sistem Pendelegasian manajemen mencoba untuk bertindak sebagai titik tunggal bagi pengaturan semua aplikasi dan sistem operasi tingkat keamanan. Sistem Pendelegasian manajemen pada akhirnya akan menggantikan sistem SSO seiring pendewasaannya.
Contoh vendor di arena ini adalah : Netegrity dan IBM.

3. Firewalls
Firewalls adalah komputer yang menjalankan software dimana menganalisis dan menyaring paket jaringan dan membuat keputusan sekuritas berdasar rekomendasinya.

4. Pendeteksian Penyusup (Intrusion Detection)
Software ini menganalisis pola aktifitas dalam suatu jaringan untuk mengetahui jika dia “diserang”.

5. Kriptografi
Ilmu pengetahuan ini menyediakan perhitungan matematis yang teliti dalam rangka otentifikasi, enkripsi, dan non repudiation. Keamanan portal yang tinggi menerapkan kriptografi untuk semua kemampuannya.

6. Access controls
Sistem kontrol akses menyediakan aturan berdasar daftar identitas untuk menetapkan sebuah identitas, dimana bagian dari sebuah peranan/tugas atau group/kelompok, harus mempunyai level akses yang tepat untuk menjalankan operasi yang menggunakan sumber daya. Ilmu pengetahuan keamanan komputer adalah kombinasi kontrol akses dan teknologi kriptografi. Semua portal menggunakan kontrol akses.

7. Otentifikasi
Otentifikasi mempunyai dua macam format, yaitu format kriptografi dan format kontrol akses. Format kriptografi dalam otentifikasi menggunakan skema dasar sertifikasi untuk memastikan identitas. Format kontrol akses lebih sederhana, dimana biasanya menggunakan mandate seperti user-id (identitas pengguna) dan password.

8. Non Repudiation (Kunci yang sangat kuat dan susah dirusak)
Tindakan mempercayakan data pada suatu sistem kunci yang susah dirusak disebut non repudiation yang menggunakan teknologi public key dan fungsi-fungsi lama dari kriptografi. Portal Finansial, Portal Perawatan Kesehatan akan memperoleh manfaat lebih dari teknologi ini.

9. Otorisasi
Sebuah fungsi kontrol akses yang sangat penting. Penting sekali, dimana portal akan memelihara daftar otorisasi, (a.k.a, daftar kontrol akses) untuk menetapkan level akses yang tepat pada setiap identitas yang bisa mengakses sumber daya. Seperti sebuah sistem akan menetapkan jika user diotorisasi terhadap tindakan yang dilakukan terhadap sumber daya.

10. Policy (Kebijakan)
Sebuah persetujuan awal untuk mengimplementasikan paradigma keamanan, sebuah kebijakan keamanan perlu ditetapkan untuk organisasi. Outline kebijakan keamanan dalam bisnis dibutuhkan untuk keamanan dan prosedur organisasi untuk mempertemukan kebutuhankebutuhan bisnis. Seperti sebuah kebijakan yang digunakan untuk mendefinisikan kontrol akses dan kebijakan sertifikasi.

11. Groups
Groups adalah koleksi identitas yang diorganisasikan. Groups diatur atau dikonfigurasikan oleh personil administratif dan diatur di atas basis harian (hari per hari). Portal selalu butuh untuk mengatur group sebagai alat ekonomi untuk mengatur privasi, integritas, dan aksesibilitas yang tepat dari data.

12. Roles (Peranan-peranan)
Roles mengorganisasikan koleksi kemampuan. Koleksi dari kemampuan ini cenderung dipelihara oleh developer. Roles dapat berupa group dan atau user sebagai anggota yang mempunyai akses untuk kemampuan yang didefinisikan oleh developer. Keanggotaan roles cenderung diatur oleh administrator.

13. LDAP (Lightweight Directory Access Protocol)
LDAP (Lightweight Directory Access Protocol) adalah protokol perangkat lunak untuk memungkinkan semua orang mencari resource organisasi, perorangan dan lainnya, seperti file atau printer di dalam jaringan baik di internet atau intranet. Protokol LDAP membentuk sebuah direktori yang berisi hirarki pohon yang memiliki cabang, mulai dari negara (countries), organisasi, departemen sampai dengan perorangan. Dengan menggunakan LDAP, seseorang dapat mencari informasi mengenai orang lain tanpa mengetahui lokasi orang yang akan dicari itu
Sebuah struktur direktori umum yang diterima oleh sebagian besar industri. Portal menggunakan ini untuk mengatur informasi pengguna, informasi organisasi, sebagai kontrol akses dan informasi sertifikasi kriptografi.
LDAP (Lightweight Directory Access Protocol) dapat diartikan sebagai directory services dan object oriented database. Apa saja yang LDAP dapat lakukan? LDAP menyediakan berbagai layanan seperti menyediakan data untuk client contohnya data karyawan, addressbook, email, account login dan banyak data lainnya. Dengan LDAP kita juga dapat melakukan searching informasi dengan berbagai filtering atau melakukan akses terhadap informasi khusus sebuah object. Penggunaan LDAP umumnya :
a. Pusat management data
b. Otentikasi
c. Email
d. Address Book
e. Accounting
f. dll
Implementasi LDAP yang sudah banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan adalah
sebagai berikut :
_ Open Source Software (OSS) menggunakan OpenLDAP, tinyLDAP, Fedora
Directory Services (FDS)
_ Sun (Bagian dari SunOne)
_ Netscape (NDS)
_ Microsoft (Bagian dari Active Directory)
_ Novell (Bagian dari eDirectory)

14. Otoritas Sertifikasi (Certificates Authorities atau CA)
Otoritas sertifikasi adalah penentu keputusan dalam pembuktian, identitas digital, meskipun pada kenyataannya cenderung tidak dapat dipertanggung jawabkan atas hasil kerjanya. Berdasarkan hal ini, dan aksi tanda tangan digital, otoritas sertifikasi tidak dapat diadopsi secara luas. Otoritas sertifikasi dapat menghasilkan sertifikasi.
Ketika ada publik CA, seperti Valicert dan Verisign, perusahaan membuat sertikasinya sendiri. CA bermanfaat bagi portal yang menyediakan servis perdagangan dengan nilai tinggi atau jasa pelayanan kesehatan, bagaimanapun juga, mereka menyediakan mekanisme third party (pihak ketiga) untuk memvalidasi identitas. Aplikasi portal yang lebih kecil akan membuat sertifikasinya sendiri. Tanda tangan digital memungkinkan sertifikasi-diri sendiri. Sertifikasi diri sendiri (self certified) ini legal dan valid untuk bertransaksi.

15. Otoritas validasi (Validation Authorities atau VA)
Standar X509 meragukan dan tidak semua sertifikat yang dibuat dari semua vendor sama. Dalam hal ini, ketika perusahaan-perusahaan saling bertukar sertifikat sebelum melakukan e-Business, perusahaan “sumber“ membuat sertifikat dan akan mengontrol pemeliharaan sertifikat. Dengan kata lain, jika sumber pengguna “menjadi jahat“ sumber perusahaan pengguna akan meninjau kembali sertifikat tersebut. Otoritas validasi memungkinkan perusahan tujuan melakukan “penerbitan sertifikasi lokal“, hal ini mengurangi kebutuhan komunikasi organisasi yang kuat diantara dua perusahaan yang menerapkan sertifikasi transaksi secara kriptografi.
Dalam hal ini, VA mempunyai kemampuan validasi secara “real time“, membuatnya nyaman untuk high end yang ekstrem, lingkungan keamanan yang tinggi. VA akan sangat bermanfaat bagi portal yang berharap menyediakan proteksi kriptografi untuk pelanggannya, sekalipun dibutuhkan pemeliharaan tingkat keamanan yang tertinggi pada interoperabilitas dan kontrol terhadap sertifikasi.

16. Infrastruktur Kunci Publik (Public Key Infrastructur)
Kriptografi kunci publik menyediakan implementasi elegan (elok) dari implementasi enkripsi, non repudiation, dan otentifikasi yang membutuhkan aktifitas manajemen kunci yang minimum. Ini membuat infrastruktur kunci publik lebih efisien untuk mengatur bila dibandingkan dengan infrastruktur kunci simetrik yang tradisional. Portal yang membutuhkan kriptogafi akan menggunakan PKI (Public Key Infrastructure).

17. Secure Socket Layer (SSL)
Standar bagi transaksi-transaksi yang butuh keamanan dengan menggunakan kriptografi public key dan X509. Ini dikhususkan bagi otentifikasi (dua arah) dan enkripsi informasi yang dikirim melalui socket TCP/IP. Portal yang membutuhkan transaksi financial atau data perawatan kesehatan akan menggunakan SSL.

18. Secure Access Markup Languange
Terinspirasi oleh Netegrity, bahasa ini dibangun untuk memfasilitas Strategi Manajemen Pendelegasian. Berisi transaksi-transaksi yang tak bereputasi untuk mengatur kontrol aksesnya. Dengan ini diharapkan vendor-vendor software akan merangkul SAML untuk memfasilitasi strategi SSO miliknya (segera akan dikenal Manajemen Pendelegasian). Portal akan mengurangi biayanya dalam jangka menengah dengan mengadopsi SAML, sebagai sebuah integrasi dengan paradigma keamanan lainnya yang akan semakin sederhana.

19. Tanda tangan Digital (Digital Signature)
Tanda tangan digital memanfaatkan kemampuan kunci (non repudiation) yang susah ditembus dari public key infrastructure untuk menyediakan kriptografi yang memastikan data dikelola sebagai integritas.

Seperti apa sih tandatangan digital itu? Apakah konsepnya sama dengan "user" atau "password", atau gabungan keduanya plus dengan image? Bagaimana mengadministrasikan perbedaan antara tandatangan digital Si A dengan Si B?

Sepintas lalu memang demikian, seperti password tapi teknologi yang dipakai berbeda dan tidak ada imagenya. Jadi , tanda tangan digital berbasis pada teknologi PKI (public key infrastructure). Teknologi ini sudah lama dikenal di luar negeri, yang sudah menggunakan contohnya adalah verysign atau e-trust. Di Indonesia baru dikembangkan oleh indosat dan telkom, tapi kabarnya BCA juga menggunakan teknologi ini. Dalam PKI tersebut, ada yang dinamakan kunci publik (public key) dengan kunci privat (privat key), keduanya berbentuk bilangan biner (binary). Kunci-kunci tersebut dikeluarkan oleh sebuah badan yang dinamakan CA (certification authority). Kunci public tersebut disimpan di RA (repisitory authority) seperti bank kunci yang dimiliki oleh sistem tersebut dan orang dapat mengetahui kunci publik yang ada di RA. Badan tersebut bisa terpisah atau bersamaan. Sedangkan kunci privatnya tidak disebar ke publik, jadi hanya pihak yang mendaftarkan dirinya pada CA dan lawan (pihak) bertindak sebagai subjek hukum yang melakukan transaksi, yang mengetahui kunci privat tersebut. Transaksi disini tidak harus diartikan dengan uang, tapi juga pertukaran data. Orang yang tidak melakukan suatu pertukaran data tidak akan mengetahui kunci privat tersebut. Karena hanya dengan kunci privat si pengirim maka si penerima baru bisa membuka/membaca pesan yang dikirim. Hanya para pihak saja yang mengetahui kunci-kunci tersebut (terutama kunci privatnya). Tidak mungkin ada tanda tangan yang sama antara A dengan B, karena sistemnya sudah demikian dibuat sedemikian. Satu angka saja berubah maka pesan tidak akan terbaca, karena ada proses yang namanya otentikasi, benar apa tidak bahwa yang mengirim pesan adalah si A, baru kemudian pesan yang di enkripsi (disandikan) bisa dibuka dengan kunci privat yang ada. teknologi PKI cukup aman. Mengenai administrasi kunci tersebut, tidak perlu ragu karena sistem yang dibangun sedemikian rupa sehingga tidak mungkin ada satu kunci yang sama persis. Dan kemudahannya lagi, si pengirim pesan dapat mengganti kunci privatnya (seperti PIN).
PKI adalah arsitektur keamanan yang telah diperkenalkan untuk memberikan peningkatan tingkat kepercayaan untuk bertukar informasi melalui Internet semakin tidak aman. Panduan ini untuk PKI memberikan pembaca dengan pengenalan dasar istilah kunci dan konsep yang digunakan dalam PKI termasuk penggunaan enkripsi, tanda tangan digital, kunci publik, kunci privat, sertifikat digital, Otoritas Sertifikat, pencabutan sertifikat dan penyimpanan. Ia menyebutkan fitur dan layanan yang digunakan oleh PKI dan teknik yang terlibat dalam kriptografi kunci publik.

Public Key digunakan untuk Enkripsi
Orang lain menggunakan kunci enkripsi publik Anda ketika mereka ingin mengirimkan informasi rahasia. Informasi yang akan dikirim dienkripsi menggunakan kunci publik Anda *. Anda dapat memberikan kunci publik ke pengirim, atau dapat diambil dari direktori di mana ia dipublikasikan.

* Catatan: Dalam praktek normal, informasi aktual yang dikirim dienkripsi menggunakan algoritma kunci rahasia (simetrik kriptografi). Algoritma simetris lebih cepat daripada algoritma kunci publik / swasta (kriptografi asimetris). Kunci acak (session key) yang dihasilkan, dan digunakan dengan algoritma simetrik untuk mengenkripsi informasi. Kunci publik ini kemudian digunakan untuk mengenkripsi kunci yang baik dan dikirim ke penerima.

Kunci pribadi digunakan untuk Dekripsi
Sebuah kunci privat digunakan untuk mendekripsi informasi yang telah dienkripsi menggunakan kunci publik yang sesuai. Orang yang menggunakan kunci pribadi bisa memastikan bahwa informasi itu dapat mendekripsi harus telah dimaksudkan untuk mereka, tetapi mereka tidak bisa memastikan siapa informasi itu dari.

Catatan: Dalam praktek yang normal kunci pribadi digunakan untuk mendekripsi kunci sesi, dan kunci yang digunakan untuk mendekripsi informasi aktual daripada kunci privat mendekripsi semua informasi.

Kunci pribadi untuk Signature
Jika pengirim ingin membuktikan kepada penerima bahwa mereka adalah sumber informasi yang (mungkin mereka menerima tanggung jawab hukum untuk itu) mereka menggunakan kunci privat untuk menandatangani pesan digital (digital signature). Berbeda dengan tanda tangan tulisan tangan, tanda tangan digital ini berbeda setiap kali dibuat. Nilai matematika unik, ditentukan oleh isi pesan, dihitung menggunakan 'hashing' atau algoritma otentikasi pesan ', dan kemudian nilai ini dienkripsi dengan kunci pribadi - membuat tanda tangan digital untuk pesan tertentu. Nilai dienkripsi baik melekat pada akhir pesan atau dikirim sebagai file terpisah bersama dengan pesan. Kunci publik yang sesuai dengan kunci pribadi ini juga dapat dikirim dengan pesan, baik sendiri atau sebagai bagian dari sertifikat.

Catatan: Setiap orang menerima informasi dilindungi hanya dengan tanda tangan digital dapat memeriksa tanda tangan dan dapat membaca dan memproses informasi. Menambahkan tanda tangan digital ke informasi tidak memberikan kerahasiaan.

Kunci Publik untuk Signature
Penerima pesan digital ditandatangani menggunakan kunci publik yang tepat untuk memeriksa tanda tangan dengan melakukan langkah-langkah berikut. Sebuah contoh non-teknis diberikan setelah langkah-langkah.
1. Kunci publik yang tepat digunakan untuk mendekripsi nilai hash yang pengirim dihitung untuk informasi
2. Menggunakan algoritma hashing (di mana sertifikat digunakan akan tercantum dalam sertifikat kunci publik dikirim dengan pesan), hash dari informasi yang diterima dihitung
3. Nilai hash yang baru dihitung dibandingkan dengan nilai hash yang pengirim awalnya dihitung. Ini ditemukan pada langkah 1 di atas. Jika nilai cocok, penerima mengetahui bahwa orang yang mengendalikan kunci privatnya untuk kunci publik dikirim informasi. Mereka juga tahu bahwa informasi tersebut belum diubah sejak ditandatangani
4. Jika sertifikat kunci publik dikirim dengan informasi itu kemudian divalidasi dengan CA yang menerbitkan sertifikat untuk memastikan bahwa sertifikat tersebut belum dipalsukan dan karena itu identitas controller dari kunci pribadi adalah asli
5. Akhirnya, jika tersedia, daftar pencabutan untuk CA diperiksa untuk memastikan bahwa sertifikat tersebut belum dicabut, atau jika sudah dicabut, apa tanggal dan waktu pencabutan itu.

Sebagai contoh, misalkan Anda dikirimi dokumen Word dengan e-mail. Pengirim telah menandatanganinya dengan menghitung nilai hash untuk dokumen Word, kemudian dienkripsi dengan kunci yang nilai pribadi mereka. Anda menerima dokumen Word, dan menghitung nilai hash untuk itu. Anda mendekripsi lembah hash yang pengirim terenkripsi dan membandingkan keduanya. Jika mereka sama, dokumen tidak berubah dan Anda yakin yang mengirim dokumen. (Jika mereka tidak cocok Anda tahu bahwa dokumen tersebut telah diubah atau pengirim tidak yang mereka klaim.)

Jika tidak ada kesalahan telah ditemukan, penerima dapat pastikan keaslian dan keakuratan informasi yang telah diterima.

Untuk mengenkripsi informasi yang akan disimpan untuk digunakan sendiri (yaitu, Anda akan menjadi orang yang hanya mampu membacanya), Anda harus menggunakan kunci publik Anda sendiri sebagai kunci penerima (Anda adalah penerima) agar dapat mendekripsi dan membaca informasi nanti. Jika Anda menggunakan orang lain kunci publik, maka hanya mereka akan dapat mendekripsi dan membaca informasi. (Untuk menghindari kesulitan berhubungan dengan tidak bisa membaca pesan terenkripsi jika Anda bukan salah satu penerima, beberapa sistem tidak menghapus pesan asli setelah enkripsi sementara yang lainnya menyimpan salinan dari kunci yang digunakan untuk enkripsi baik di bawah Public Key pengirim atau di bawah kunci Pemulihan Sistem Metode terakhir ini. juga disebut sebagai escrow kunci atau pemulihan kunci.)

Kriptografi Kunci Publik sebaiknya digunakan untuk enkripsi / dekripsi dan penandatanganan / verifikasi informasi. Enkripsi informasi memastikan privasi dengan mencegah pengungkapan yang tidak diinginkan, dan menandatangani pesan mengotentikasi pengirim pesan dan memastikan pesan belum diubah sejak dikirim. Harus diingat bahwa hanya informasi ditandatangani / dienkripsi telah dilindungi. Umumnya dalam e-mail sistem, alamat dan pesan tubuh mungkin memiliki perlindungan sama sekali dan tidak boleh dianggap aman atau bagian dari informasi yang dilindungi.

1.2.1 PKI sertifikat (Sertifikat Digital)
Pada bagian pada kunci publik dan swasta, referensi dibuat untuk sertifikat. Sertifikat adalah informasi mengacu pada kunci publik, yang telah ditandatangani secara digital oleh Otoritas Sertifikasi (CA). Informasi yang biasanya ditemukan di sertifikat sesuai dengan v3 (IETF) standar ITU X.509. Sertifikat sesuai dengan standar yang mencakup informasi tentang identitas diterbitkan dari pemilik kunci privatnya, panjang kunci, algoritma yang digunakan, dan algoritma hashing terkait, tanggal validitas sertifikat dan tindakan-tindakan utama yang dapat digunakan untuk.

Sertifikat adalah tidak penting untuk operasi PKI, namun, beberapa skema perlu untuk mencari informasi tentang controller sebuah kunci pribadi, dan sertifikat X.509 adalah skema yang paling sering dilaksanakan.

1.2.2 Penggunaan Kunci Pengendalian
Salah satu bidang dalam sertifikat kunci publik (sertifikat) adalah bidang penggunaan kunci. Hal ini digunakan oleh CA untuk menyatakan menggunakan CA telah disetujui. Ini tidak berarti bahwa kunci privat terkait tidak dapat digunakan dalam cara lain. Tidak ada sertifikat dengan kunci pribadi. Orang menerima informasi dilindungi menggunakan sistem kunci publik harus memeriksa, di mana sertifikat disediakan, bahwa penggunaan kunci dinyatakan dalam sertifikat sesuai dengan penggunaan aktual.

1.3.2 PKI metode untuk menyimpan Kunci Publik dan Kunci Pribadi

Sertifikat digital
Kunci publik disimpan di dalam sertifikat digital serta informasi terkait lainnya (pengguna informasi, tanggal kedaluwarsa, penggunaan, yang mengeluarkan sertifikat dll). CA memasuki informasi yang terkandung dalam sertifikat tersebut ketika ditempatkan dan informasi ini tidak dapat diubah. Karena sertifikat tersebut akan ditandatangani secara digital dan semua informasi di dalamnya dimaksudkan untuk tersedia untuk umum tidak perlu untuk mencegah akses ke membacanya, meskipun Anda harus mencegah pengguna lain merusak, menghapus atau menggantinya.

Perlindungan
Jika seseorang mengakses keuntungan ke komputer Anda, mereka dengan mudah bisa mendapatkan akses ke kunci pribadi Anda (s). Untuk alasan ini, akses ke kunci pribadi biasanya dilindungi dengan password pilihan Anda. Password kunci privat tidak boleh diberikan kepada orang lain dan harus cukup panjang sehingga mereka tidak mudah ditebak. Ini adalah sama dengan menjaga KARTU ATM dan PIN nya. Jika seseorang berhasil mendapatkan memegang kartu Anda maka satu-satunya hal yang mencegah dia menggunakan itu adalah PIN (password) melindunginya. Jika seseorang memiliki PIN maka mereka dapat mengambil uang Anda dan Anda tidak dapat menghentikan mereka.

Vendor yang berbeda sering menggunakan berbeda dan kadang-kadang format penyimpanan proprietary untuk menyimpan kunci. Sebagai contoh, Entrust menggunakan format proprietary EPF., Sementara Verisign, GlobalSign, dan Baltimore, untuk beberapa nama, menggunakan standar p12. Format.

1,3 Komponen dari PKI
Sebuah PKI (infrastruktur kunci publik) dibuat dengan menggabungkan sejumlah layanan dan teknologi:
1) Sertifikasi otoritas (CA)
Sebuah isu CA dan memverifikasi sertifikat (lihat di atas). CA bertanggung jawab untuk mengidentifikasi (sampai batas lain) kebenaran dari identitas orang meminta sertifikat yang akan dikeluarkan, dan memastikan bahwa informasi yang terkandung dalam sertifikat tersebut adalah benar dan digital menandatanganinya.

Membangkitkan pasangan kunci
CA dapat membuat kunci publik dan kunci pribadi (pasangan kunci) atau orang yang mengajukan permohonan sertifikat mungkin harus menghasilkan pasangan kunci mereka sendiri dan mengirim permintaan ditandatangani berisi kunci publik mereka ke CA untuk validasi. Orang yang mengajukan permohonan sertifikat dapat memilih untuk menghasilkan pasangan sendiri kunci mereka sehingga untuk memastikan bahwa kunci pribadi tidak pernah meninggalkan kendali mereka dan sebagai hasilnya kurang cenderung menjadi tersedia untuk orang lain.

Penerbitan sertifikat digital
Kecuali Anda menghasilkan sertifikat Anda sendiri (beberapa perangkat lunak aplikasi akan memungkinkan Anda melakukan hal ini) biasanya Anda akan harus membeli satu dari CA. Sebelum CA mengeluarkan sertifikat Anda dengan mereka akan membuat pemeriksaan berbagai untuk membuktikan bahwa Anda adalah yang Anda katakan. CA dapat dianggap sebagai setara PKI sebuah badan paspor - masalah Anda CA sertifikat setelah Anda memberikan mandat yang mereka perlukan untuk mengkonfirmasi identitas Anda, dan kemudian tanda-tanda CA (perangko) sertifikat untuk mencegah modifikasi dari informasi yang tercantum dalam sertifikat. Sebuah CA juga mungkin menyatakan kualitas pemeriksaan yang dilakukan sebelum sertifikat diterbitkan. Kelas yang berbeda dari sertifikat dapat dibeli yang sesuai dengan tingkat pemeriksaan dibuat. Ada tiga atau empat kelas umum sertifikat: Kelas 1 sertifikat dapat dengan mudah diperoleh dengan memberikan alamat email, Kelas 2 sertifikat memerlukan informasi pribadi tambahan yang harus diberikan, dan Kelas 3 sertifikat hanya dapat dibeli setelah pemeriksaan telah dibuat mengenai pemohon identitas. Sebuah kelas 4 dapat digunakan oleh pemerintah dan organisasi yang membutuhkan tingkat yang sangat tinggi checking.

Menggunakan sertifikat
Seorang individu mungkin memiliki sejumlah sertifikat yang dikeluarkan oleh sejumlah CA. Aplikasi Web yang berbeda mungkin bersikeras bahwa Anda menggunakan sertifikat hanya dikeluarkan oleh CA tertentu. Sebagai contoh, sebuah bank mungkin bersikeras bahwa Anda menggunakan sertifikat yang dikeluarkan oleh mereka untuk menggunakan layanan mereka, sedangkan situs Web publik mungkin menerima sertifikat yang Anda tawarkan (sama seperti beberapa memungkinkan pilihan bebas ID dan password).

CA dapat menjadi unit dalam organisasi Anda, sebuah perusahaan (yaitu bank atau kantor pos), atau badan independen (VeriSign).

Memeriksa sertifikat
Sertifikat kunci publik ditandatangani oleh CA untuk mencegah modifikasi atau pemalsuan. Tanda tangan ini juga digunakan saat memeriksa bahwa kunci publik masih berlaku. Tanda tangan ini divalidasi terhadap daftar 'root CA' yang terkandung dalam berbagai aplikasi 'PKI sadar' (misalnya browser Anda). Beberapa sertifikat CA disebut 'Sertifikat Akar' sebagai mereka membentuk akar segala validasi sertifikat. Validasi sertifikat terjadi secara otomatis menggunakan sertifikat publik lain yang terkandung dalam daftar root CA.

Catatan: PGP (Pretty Good Privacy) pengguna biasanya bertindak sebagai otoritas mereka sendiri yang mengeluarkannya, sehingga Anda menerima sertifikat mereka atas dasar bahwa mereka adalah yang mereka katakan tanpa verifikasi lebih lanjut. Metode ini disebut 'Web kepercayaan' karena didasarkan pada orang yang Anda percaya bukan kewajiban dalam kontrak.

2) Pencabutan
Dimana sistem bergantung pada penerbitan sertifikat sehingga orang dapat berkomunikasi satu sama lain, harus ada sistem untuk membiarkan orang tahu kapan sertifikat tidak lagi berlaku. Hal ini dapat dilakukan dalam satu dari dua cara. Sertifikat dapat dihapus dari Direktori atau database di mana mereka harus ditemukan. Akibatnya, setiap upaya untuk menemukan mereka untuk memeriksa bahwa mereka masih ada akan gagal dan orang yang mencari mereka akan tahu bahwa mereka telah dicabut. Ada dua masalah dengan pendekatan ini. Yang pertama adalah bahwa serangan penolakan layanan pada Direktori atau database dapat membuat penampilan sertifikat gagal. Yang kedua adalah bahwa Direktori ini dirancang untuk mengoptimalkan waktu untuk membaca informasi, sehingga menghapus informasi yang biasanya dihindari, seperti yang update. Juga, menghapus catatan tidak memberitahu orang meminta informasi mengapa tidak ada, yang mungkin mereka butuhkan untuk mengetahui mengapa dan kapan itu dihapus. Akibatnya, sistem daftar pencabutan telah dikembangkan yang ada di luar Direktori atau database. Ini adalah daftar sertifikat yang tidak berlaku lagi (karena alasan apapun), setara dengan daftar ATM hilang atau dicuri kartu. Saat ini ada dua metode yang berbeda untuk memeriksa pencabutan sertifikat - 'CRL' atau 'OCSP. Daftar pencabutan mungkin publik bahkan ketika Direktori cocok atau database tidak. Hal ini karena sertifikat mungkin telah didistribusikan untuk digunakan di luar jaringan pribadi dari organisasi yang terlibat.

3) Registration Authority (RA)
Sebuah CA mungkin menggunakan pihak ketiga Registration Authority (RA) untuk melakukan pemeriksaan yang diperlukan pada orang atau perusahaan meminta sertifikat untuk memastikan bahwa mereka adalah yang mereka katakan. Bahwa RA dapat muncul ke pemohon sertifikat sebagai CA, tetapi mereka tidak benar-benar menandatangani sertifikat yang diterbitkan.

Penerbitan Sertifikat metode 4)
Salah satu dasar-dasar sistem PKI adalah kebutuhan untuk menerbitkan sertifikat sehingga pengguna dapat menemukan mereka. (Anda harus bisa mendapatkan pegangan dari kunci enkripsi publik untuk penerima informasi yang terenkripsi.) Ada dua cara untuk mencapai ini. Salah satunya adalah untuk menerbitkan sertifikat di setara dengan sebuah buku telepon elektronik. Yang lain adalah dengan mengirimkan sertifikat Anda kepada orang-orang Anda berpikir mungkin membutuhkannya dengan satu cara atau yang lain. Pendekatan yang paling umum tercantum di bawah ini.

Direktori
Direktori adalah database yang X.500/LDAP-compliant. Ini berarti bahwa mereka berisi sertifikat dalam format X.509, dan bahwa mereka menyediakan fasilitas pencarian yang spesifik seperti yang ditetapkan dalam standar LDAP diterbitkan oleh IETF. Direktori dapat dibuat tersedia untuk umum atau mereka mungkin tertutup menjadi organisasi tertentu - yaitu perusahaan mungkin memiliki direktori sendiri di mana ia memegang sertifikat bagi penggunanya dan hanya para penggunanya dapat mengakses direktori ini. Direktori Sebuah bersifat rahasia ketika berisi informasi bahwa pemilik tidak ingin tersedia untuk umum. Direktori publik di sisi lain dapat dibaca oleh siapapun yang memiliki akses kepada mereka.

Database
Sebuah database dapat dikonfigurasi untuk menerima sertifikat X.509 format. Hal ini dapat dilakukan untuk sistem pribadi di mana metode pencarian untuk mencari sertifikat tidak mengikuti struktur LDAP. Karena pada dasarnya eksklusif, metode ini tidak digunakan untuk sistem publik.

Email, floppy disk dll

Sertifikat dapat dikirim dalam e-mail sehingga penerima dapat menambahkannya ke koleksi mereka sendiri pada server mereka atau desktop, tergantung pada cara sistem keamanan mereka telah dikonfigurasi. Mereka mungkin juga akan dimasukkan ke floppy disk, atau media lainnya.

5) Sertifikat Sistem Manajemen
Istilah ini mengacu pada sistem manajemen melalui sertifikat yang diterbitkan, sementara atau permanen ditangguhkan, diperbaharui atau dicabut. Sertifikat sistem manajemen biasanya tidak menghapus sertifikat karena mungkin diperlukan untuk membuktikan status mereka di suatu titik waktu, mungkin untuk alasan hukum. Sebuah CA (dan mungkin RA) akan menjalankan sistem manajemen sertifikat untuk dapat melacak tanggung jawab mereka dan kewajiban.

6) 'PKI sadar' aplikasi
Istilah ini biasanya mengacu pada aplikasi yang memiliki toolkit CA tertentu perangkat lunak pemasok ditambahkan kepada mereka sehingga mereka dapat menggunakan pemasok CA dan sertifikat untuk mengimplementasikan fungsi PKI. Istilah ini tidak berarti bahwa aplikasi memiliki 'pengetahuan' yang dibangun ke dalam mereka tentang apa persyaratan keamanan sebenarnya, atau yang PKI layanan yang relevan untuk memberikan mereka. Isu-isu ini cukup terpisah dari memiliki PKI layanan yang tersedia. Di dunia yang serba online seperti sekarang ini, keamanan informasi menjadi suatu hal yang sangat penting. Jika di dunia nyata kita bisa mengetahui identitas orang menggunakan KTP, maka di dunia maya kita mengenal orang/institusi/dokumen/dsb menggunakan kredensial elektronik. Salah satu bentuk kredensial elektronik ini adalah PKI (Public Key Infrastructure). PKI memastikan kebenaran identitas seseorang, atau keaslian dari suatu dokumen. PKI bekerja menggunakan sepasang kunci : kunci pribadi, dan kunci publik. Kunci pribadi dipergunakan untuk kita sendiri, dan hanya si pemilik kunci yang mengetahui nomor kunci ini. Sedangkan kunci publik merupakan kunci yang bisa digunakan oleh siapapun juga. Kunci ini hanya bisa dipergunakan untuk membuka suatu dokumen jika digunakan secara berpasangan. Untuk memastikan bahwa dokumen rahasia tidak pernah mengalami perubahan, maka dokumen asli disandi menggunakan suatu teknik penyandian dan menghasilkan suatu angka yang disebut hash. Di dunia nyata, hash serupa dengan sidik jari yang mewakili dokumen asli dalam bentuk yang sangat kompak. Hash digunakan untuk membuktikan keaslian dari suatu dokumen, karena perubahan sedikit saja dari dokumen asli akan mengubah sidik jari (hash). Tanda tangan digital memanfaatkan teknik hash dan kunci pribadi untuk menandatangani suatu dokumen digital. Dokuman yang akan ditandatangani harus disandi, kemudian hashnya disandi kembali menggunakan kunci pribadi. Dan orang lain bisa menerima dan membaca dokumen tadi tapi tidak bisa mengubahkan (untuk mengubah membutuhkan kunci pribadi)

lembaga yang berwenang untuk membuat dan mengawasi jalannya prosedur pemakaian public key :

1. CA (Certification Authority)adalah sebuah badan hukum yang berfungsi sebagai pihak ketiga terpercaya yang menerbitkan SD (Sertifikat Digital) dan menyediakan keamanan yang dapat dipercaya oleh para pengguna dalam menjalankan pertukaran informasi secara elektronik, sehingga memenuhi empat aspek keamanan (privacy/confidentiality, authentication, integrity, non repudiation).

2. RA (Registration Authority) adalah sebuah lembaga yang bertanggungjawab memverifikasi data identitas pemegang sertifikat dan memvalidasi kebenarannya.

PKI merupakan pengaturan yang mengikat kunci publik dengan identitas masing-masing pengguna menggunakan Certification Authority (CA). Dengan kalimat singkat PKI adalah infrastruktur sekuriti yang diimplementasikan menggunakan konsep dan teknik kriptografi kunci public.

Menurut Internet X.509 Public Key Infrastructure Certificate Management Protocols, dalam sebuah model public key infrastructure terdapat beberapa entitas:
1.Subject atau subscriber
2.Certification Authority (CA)
3.Registration Authority (RA)
4.Certificate Repository
5.Relying Party


Minggu, 05 Oktober 2014

PERTEMUAN 5 - PORTAL INFRASTRUKTUR

Portal Infrastruktur

Karena portal mengumpulkan informasi dari sumber back end yang beragam dan aplikasi-aplikasi, isu-isu infrastruktur sering menjadi permasalahan penting bagi suksesnya penyebaran portal. Isu infrastruktur terkait dengan kecenderungan portal untuk membesar-besarkan permasalahan bahwa portal mendukung setiap sumber isi atau setiap aplikasi back end. Infrastruktur di sini sedikit berhubungan dengan hardware fisik, tetapi lebih kepada interkoneksi dari hardware dan software. Berikut adalah pengenalan pada beberapa infrastruktur yang terkait dengan portal.

1. Hosting Service Provider (Penyedia Jasa WEB Hosting)
Hosting Service Provider mengoperasikan dan memelihara servis portal. Ini bisa berasal dari internal organisasi, seperti departemen IT, atau bahkan eksternal organisasi, seperti Application Service Provider (ASP) atau penyedia jasa hosting (site). Tugas dari hosting service provider adalah melakukan manajemen system dan administrasi site.

2. Service Level Agreement (Kesepakatan Tingkatan Servis)
Kesepakatan tingkatan servis mendefinisikan level servis yang pantas dan tepat untuk memenuhi sistem yang diminta pelanggan. Pada umumnya berupa daftar kemampuan dan spesifikasi yang tersedia, yang diberikan beban kerja tertentu.

3. Platform
Beberapa tipe platform yang berbeda telah dikembangkan. Platform yang paling menembus adalah Operating System (O.S). OS yang paling mendapat perhatian di pasaran saat ini adalah Microsoft Windows dan Macintosh (untuk tingkatan client), kemudian WindowsNT, Windows2000, Unix dan variant-variantnya (seperti Sun Solaris, IBM AIX, IBM OS/390, Linux) untuk server, kemudian operating sistem yang berorientasi mainframe tradisional, (OS /390, OS /400, dan sebagainya) yang juga diklasifikasikan sebagai server.

4. Lapisan Client
Umumnya terdiri dari operating system, sebuah web browser, dan email/groupware client (seperti Lotus Notes atau Microsoft Outlook). Software lapisan ini sering di bangun dengan lapisan presentasi, lapisan aplikasi, dan lapisan data. Dalam aplikasi-aplikasi web, juga memasukkan plug-ins, atau Active-X control, tergantung browser yang anda gunakan.

5. Server Presentasi
Server presentasi umumnya mendukung operasi-operasi interface pengguna portal. Umumnya berupa web server, seperti Apache, Microsoft IIS, atau NetscapeiPlanet. (web server lainnya ada tetapi ini adalah tiga yang tertinggi). Server presentasi ditujukan untuk mendukung aplikasi-aplikasi berbasis web.

6. Server Aplikasi
Server aplikasi seringnya tetap terpisah dari server presentasi. Ini dilakukan untuk memisahkan lapisan presentasi dari lapisan aplikasi, praktek ini sering diadopsi untuk mengurangi efek dari perubahan item look-and-feel yang mempunyai kode bisnis aktual. High-end arsitektur server aplikasi, diantaranya Microsoft’s COM atau arsitektur SUN’s J2EE yang sengaja melakukan pemisahan ini. Ketika server presentasi “mengambil layar“, ini juga menyebabkan server aplikasi dalam “real world“ untuk diselesaikan, memproses informasi yang dimasukkan dalam layar. Server aplikasi yang umum adalah BEA Weblogic, Oracle 9iAS, IBM Websphere, dan Microsoft MTS.

7. Server Integrasi
Server integrasi adalah sebuah tipe dari server aplikasi. Contoh dari server ini adalah IBM MQ Series.

8. Server Data
Pemain tertinggi dari pasar ini adalah Oracle, IBM DB2, Microsoft (MQ SQL Server), dan Sybase. Tidak semua data disimpan dalam database relasional. High end search engine, seperti Autonomy menempatkan data dalam file-file flat.

9. Manajemen Sistem
Manajemen Sistem adalah perjuangan yang terus-menerus melawan hokum Murphy. Umumnya ada dua segmen dari tugas manajemen sistem : Manajemen Operasi dan Engineering. Manajemen operasi ditujukan untuk fokus pada tugas-tugas harian yang dibutuhkan untuk mengoperasikan dan memelihara sistem pada tingkatan servis yang diinginkan.

10. Network (Jaringan)
Konsep inti dari portal adalah konsep jaringan. Portal adalah alat yang mengorganisasikan orang-orang di atas meja dalam sebuah jaringan. Portal mengalokasikan penempatan layar yang tepat untuk setiap servis yang diadakannya.

11. Lintas Operasi (Interoperability)
Interoperability adalah hal yang penting dalam portal, Umumnya portal mengintegrasikan beberapa aplikasi web, (dimana dapat berupa berbagai arsitektur), aplikasi-aplikasi desktop tradisional, (seperti Wordprocessor dan spreadsheet). Semuanya itu menggunakan teknologi portal, banyak dari komponen ini, bisa dikonsolidasikan menjadi suatu desktop tunggal terorganisasi.

12. Penyebaran Teknologi
Satu penyebaran telah dilakukan, sebuah operasi dimulai. Operasi-operasi yang terdiri dari pemeliharaan service inherent (khusus) untuk sebuah aplikasi dari hari ke hari, lebih disukai dalam persetujuan level servis tunggal. Berkaitan dengan, performansi dan ketersediaan kecenderungan untuk mempunyai tugas-tugas terbatas dalam sebuah organisasi. (Satu argumen jika sebuah aplikasi tidak bekerja baik maka tidak tersedia maka tidak dapat bekerja).

13. Performansi
Performansi adalah hal yang penting untuk beberapa portal. Sebuah portal yang tidak mampu tidak akan dilihat sebagai pemberi nilai tambah bagi komunitas pengguna. Manajemen performansi terdiri dari dua tipe tuas, dimana terjadi di run-time (ketika dijalankan), dan ketika terjadi dalam jangka waktu yang panjang.

14. Ketersediaan
Tujuan lain dari penyebaran teknologi adalah ketersediaan. Sistem harus mempertemukan harapan ketersediannya. Untuk memastikan ketersediannya, proses QA digunakan dalam pembangunan, aplikasi dari hardware yang berlebihan dan software telah lama sebagai proses peluncuran.

15. Penyeragaman dalam lingkungan Pembangunan (Unified Development Environment)
Unified Development Environment menyederhanakan implementasi portal. Dalam prakteknya, hal ini cenderung merupakan kombinasi orientasi Microsoft Environment dan Java Environment;Bagaimanapun juga, keduanya dapat bekerja dalam sebuah workstation developer dengan Sistem Operasi Microsoft.

16. Unity (Kesatuan)
Pentingnya sebuah portal sesungguhnya adalah kemampuan untuk mengintegrasikan berbagai macam teknologi dalam layar web tunggal. Layar ini mampu mendukung integrasi dari teknologi-teknologi lebih dari berbagai platform pada portal high–end. Portal mengimplementasikan kesatuan yang mungkin dibutuhkan untuk berinteraksi dengan semua lapisan dalam kumpulan berbagai aplikasi umumnya.

Macam Jenis Hosting Service

1. Web Hosting
Web hosting atau lebih dikenal sebagai shared hosting merupakan tempat penyimpanan website agar website selalu online 24 jam. Oleh karena itu, web hosting dilengkapi dengan software pendukung seperti Apache, PHP, CGI, Perl dan lainnya.biasanya Server Shared hosting dilengkapi dengan kontrol panel cPanel untuk mempermudah pengelolaan website . Juga terintegrasi didalamnya Fantastico Deluxe yang merupakan Addon untuk autoinstaller script seperti Joomla, PHPBB, dan lain-lain. Shared hosting biasanya juga dilengkapi dengan RV Site Builder, sebuah software yang mampu membangun web instan dengan cepat dan mudah.

2. FTP Hosting
FTP Hosting merupakan layanan spesial bagi yang membutuhkan penyimpanan data secara aman melalui protokol FTP. FTP hosting biasa digunakan untuk backup data, atau sekedar berkirim file antar perusahaan atau antar perusahaan dan clientnya.

3. Email Hosting
Email hosting ditujukan untuk konsumen perusahaan dimana perusahaan tersebut bisa mengirim/menerima email dengan domain nama perusahaan tersebut. Ini sangat penting untuk menambah citra perusahaan. Layanan email hosting biasanya dilengkapi dengan Fitur POP3/SMTP, Webmail, Push Mail serta pengelolaan management email yang mudah melalui kontrol panel cPanel.

4. Blog Hosting
Paket Hosting untuk para blogger, biasanya sudah dilengkapi dengan domain gratis dan fitur-fitur hosting lainnya serta scripts wordpress.

5. Reseller Hosting
Private label Reseller ini diperuntukan bagi yang ingin memulai bisnis penjualan hosting.

Keuntungan memiliki Reseller Hosting adalah :
1. Harga dapat di set sendiri, sehingga keuntungan sepenuhnya milik pengguna
2. Sangat mudah mengatur paket-paket web untuk client
3. Private Name Server, kita akan memiliki Name Server sendiri
seperti NS1.DOMAINANDA.COM dan NS2.DOMAINANDA.COM

Hosting service provider di Indonesia:
1. MasterWebNet.com
Jasa Layanan : Register domain name, web hosting, VPS, Server SSL Certificate
Kelebihan : Dikelola oleh Perseroan Terbatas sehingga lebih profesional
Kekurangan : Harga cukup mahal bagi pasar dalam negeri, pelayanan kurang cepat dalam menghadapi complain pelanggan


2. Idwebhost.com
Jasa Layanan : Web hosting, Domain
Kelebihan : Server uptime yang selalu stabil, support online yang ramah
Kekurangan : Segi manajemen per klien kurang (penataan file di cpanel), kurangnya info mengenai paket hosting sehingga pelanggan sering bingung, adanya pembatasan kontrak minimum dalam menyewa paket hosting

3. RumahWeb.com
Jasa Layanan : Web hosting, VPS, Domain Registration
Kelebihan : Layanan pelanggan bagus, server stabil dan cepat
Kekurangan : Biayanya cukup tinggi

4. ArdHosting.com
Jasa Layanan : Reseller hosting, Domain, VPS, Dedicated dan Colocation Server, SSL Certificate
Kelebihan : Unlimitted bandwidth
Kekurangan : Biayanya tinggi

5. Jogjahost
Jasa Layanan : Share Hosting, VPS, Dedicated Server, Domain Registrasi, Toko Online, Radio Online
Kelebihan : Harga domain & hosting sangat murah dibandingkan di tempat lain. Team support yang friendly dan cepat memberi solusi jika ada trouble.
Kekurangan : Dikelola oleh perorangan ( kelihatan kurang professional )

6. Singcat
Jasa Layanan : Web design, Web hosting, Fiber optic, email server, domain registration
Kelebihan : menyediakan fasilitas email yang dapat menolak SPAM
Kekurangan : Server sering diserang

7. Hostgator
Jasa Layanan : Reseller Hosting, VPS Hosting, Dedicated Server
Kelebihan : Fitur lengkap terjangkau dan mudah, unlimited domain, server, database, space
Kekurangan : Website terkadang tidak bisa diakses

8. Bluehost
Jasa Layanan : program webmail, spam filter, unlimited email account
Kelebihan : memiliki sistem backup data, menyediakan sistem UPS dan generator full diesel
Kekurangan : tidak menawarkan reseller hosting atau dedicated

9. WebHostingPad
Jasa Layanan : VPS Hosting, Domain Hosting, Web Design
Kelebihan : Backup Mingguan, Customer Support 24/7, Pengamanan Server 24 jam
Kekurangan : Layanan pelanggan yang sangat kurang

10. Fatcow
Jasa Layanan : Web hosting, Website Builder, FTP Access
Kelebihan : bekerja dengan sangat cepat dan panel control yang user friendly.
Kekurangan : cpanel menggunakan seperti modifan vistapanel

Setiap portal memiliki infrastruktur yang berbeda-beda, bagaimana caranya mengintegrasikan portal-portal agar dapat saling berinteraksi ?

Karena portal mengumpulkan informasi dari sumber back end yang beragam dan aplikasi-aplikasi, isuisu infrastruktur sering menjadi permasalahan penting bagi suksesnya penyebaran portal. Isu infrastruktur terkait dengan kecenderungan portal untuk membesar-besarkan permasalahan bahwa portal mendukung setiap sumber isi atau setiap aplikasi back end. Infrastruktur di sini sedikit berhubungan dengan hardware fisik, tetapi lebih kepada interkoneksi dari hardware dan software.

Berikut adalah pengenalan pada beberapa infrastruktur yang terkait dengan portal.

1. Hosting Service Provider (Penyedia jasa web hosting)
Hosting Service Provider mengoperasikan dan mmelihara servis portal. Ini bisa berasal dari internal organisasi, seperti departemen IT, atau bahkan eksternal organisasi, seperti Applicaton Service Provider (ASP) atau penyedia jasa hosting (site). Tugas dari hosting service provider adalah melakukan manajemen sistem dan administrasi site.

2. Service Level Agreement (Kesepakatan tingkatan servis)
Kesepakatan tingkatan servis mendefinisikan level servis yang pantas dan tepat untuk memenuhi sistem yang diminta pelanggan. Pada umumnya berupa daftar kemampuan dan spesifikasi yang tersedia, yang diberikan beban kerja tertentu.

3. Platform
Beberapa tipe platform yang berbeda telah dikembangkan. Platform yang paling menembus adalah Operating System (O.S). OS yang paling mendapat perhatian di pasaran saat ini adalah Microsoft Windows dan Macintosh (untuk tingkatan client), kemudian WindowsNT, Windows2000, Unix dan variant-variantnya (seperti Sun Solaris, IBM AIX, IBM OS/390, Linux) untuk server, kemudian operating sistem yang berorientasi mainframe tradisional, (OS /390, OS /400, dan sebagainya) yang juga diklasifikasikan sebagai server.

4. Manajemen Sistem
Manajemen Sistem adalah perjuangan yang terus-menerus melawan hukum Murphy. Umumnya ada dua segmen dari tugas manajemen sistem : Manajemen Operasi dan Engineering. Manajemen operasi ditujukan untuk fokus pada tugas-tugas harian yang dibutuhkan untuk mengoperasikan dan memelihara sistem pada tingkatan servis yang diinginkan.

5. Network (jaringan)
Konsep inti dari portal adalah konsep jaringan. Portal adalah alat yang mengorganisasikan orang-orang di atas meja dalam sebuah jaringan. Portal mengalokasikan penempatan layar yang tepat untuk setiap servis yang diadakannya.

6. Lintas Operasi (Interoperability)
Interoperability adalah hal yang penting dalam portal. Umumnya portal mengintegrasikan beberapa aplikasi web, (dimana dapat berupa berbagai arsitektur), aplikasi-aplikasi desktop tradisional, (seperti Wordprocessor dan spreadsheet). Semuanya itu menggunakan teknologi portal, banyak dari komponen ini, bisa dikonsolidasikan menjadi suatu desktop tunggal terorganisasi.

7. Penyebaran teknologi
Satu penyebaran telah dilakukan, sebuah operasi dimulai. Operasi-operasi yang terdiri dari pemeliharaan service inherent (khusus) untuk sebuah aplikasi dari hari ke hari, lebih disukai dalam persetujuan level servis tunggal. Berkaitan dengan, performansi dan ketersediaan kecenderungan untuk mempunyai tugas-tugas terbatas dalam sebuah organisasi. (Satu argumen jika sebuah aplikasi tidak bekerja baik maka tidak tersedia maka tidak dapat bekerja).

8. Penyeragaman dalam lingkungan Pembangunan (Unified Development Environment)
Unified Development Environment menyederhanakan implementasi portal. Dalam prakteknya, hal ini cenderung merupakan kombinasi orientasi Microsoft Environment dan Java Environment; Bagaimanapun jua, keduanya dapat bekerja dalam sebuah workstation developer dengan Sistem Operasi Microsoft.

9. Unity (Kesatuan)
Pentingnya sebuah portal sesungguhnya adalah kemampuan untuk mengintegrasikan berbagai macam teknologi dalam layar web tunggal. Layar ini mampu mendukung integrasi dari teknologi-teknologi lebih dari berbagai platform pada portal high–end. Portal mengimplementasikan kesatuan yang mungkin dibutuhkan untuk berinteraksi dengan semua lapisan dalam kumpulan berbagai aplikasi umumnya.

Kamis, 25 September 2014

PERTEMUAN 4 - KOMPONEN TEKNIK PORTAL

Komponen Teknik Portal

Sebuah portal komprehensif menggabungkan berbagai macam internet dan aplikasi yang terkait dengan komponen-komponen teknologi. Karena tujuan dari portal adalah menyediakan tampilan tunggal untuk end user terhadap informasi yang datang dari berbagai sumber, daftar dari teknologi yang mungkin digunakan tak ada habis-habisnya. Bagaimanapun juga, daftar tersebut adalah perkenalan yang bagus kepada teknologi yang umumnya disertakan dalam solusi portal. Beberapa dari teknologi ini (seperti web service) secara konstan berkembang, sementara yang lainnya (seperti database portal, yang biasanya tergabung dalam SQL database) secara relatif merupakan teknologi yang stabil.

1. Server Aplikasi
Server aplikasi pada umumnya J2EE dan menyediakan hal-hal yang mendasari pembangunan dan infrastruktur run time dari portal. Contoh dari server aplikasi adalah iPlanet, BEA Weblogic, IBM Websphere, Oracle 9iAS, Sybase Application Server. Banyak banyak dari penyedia jasa (vendor) server aplikasi adalah “portal gabungan” sebagai sarana meletakkan produk utamanya.



Sebagai contoh IBM Websphere, Oracle 9iAS, dan Sybase Application Server yang dibangun di atas server aplikasi yang sesuai dalam beberapa kasus dijual sebagai satu paket. Beberapa dari produk standalone, seperti Plumtree, Epicentric, dan Corechange mempunyai komponen Java atau didasarkan pada Java dan mengambil manfaat dari server aplikasi.

2. Server Web
Server web berkaitan dengan semua aplikasi untuk menyediakan run time environment sesuai permintaan klien. Server web dalam portal adalah standar web server HTTP, seperti Microsoft IIS (Internet Information Server), apache, dan sebagainya. Ketika seorang end user meminta halaman portal, browser web akan membuat permintaan kepada server web. Server web lalu melewatkan permintaan itu ke server aplikasi. Portal (dan asosiasinya Portlet) berjalan di atas server aplikasi.



3. Database
Sebagian besar portal berdasar database (seperti Oracle, DB2, Sybase, atau SQL Server) yang digunakan untuk menyimpan track dari informasi spesifik dari portal, seperti user, setting personalisasi, jasa web yang tersedia atau portlet dan sekuritas. Ini adalah database untuk system transaksi (seperti ERP, CRM, atau SCM System) dimana memenehi aplikasi data spesifik pada end user.



4. Taksonomi
Taksonomi adalah skema pengklasifikasian untuk mengorganisasikan kumpulan informasi.Idealnya,taksonomi akan menangani kumpulan dari dokumen dan membuatnya mudah dibrowse, search atau cara lain navigasi (penelusuran) informasi sesuai keinginan pengguna. Sekilas taksonomi seperti struktur folder, dengan komponen fungsional tambahan berupa metadata dari klasifikasi dokumen sebagai aturan dari kategorisasi. Sebagian besar portal perusahaan mempunyai taksonomi untuk tujuan ini, bahkan sebagian mempunyai taksonomi otomatis berdasar metadata yang disediakan.

5. Crawler (Perayap)
Crawler adalah proses otomatis membaca, menunjuk, dan mengklasifikasikan pada interval peentuan tertentu. Web crawler, secara instan, akan menunjuk halaman web secara periodik untuk menentukan jika isi telah dubah. Isi web akan dirujuk oleh taksonomi sehingga end user dapat secara mudah menemukannya. Crawler tidak perlu membuat copy (salinan) dokumen yang ditunjuk; lebih baik dari merujuk dengan membuat virtual card yang menggambarkan dokumen. Virtual card tersebut akan hidup dalam indeks portal.

6. Gudang Metadata
Gudang metadata mengandung metadata tentang isi portal dan tentang struktur dari isi. Ini termasuk metadata tentang taksonomi, seperti metadata dari dokumen individual. Sebagai contoh, setiap dokumen ditempatkan dalam sebuah folder disebut klien maka akan mempunyai metadata yang disebut “klien“ dimana akan mempunyai satu atau beberapa nilai lebih. Kelebihan dari klien adalah sebagian data adalah metadata tentang dokumen itu.

7. Categorization Engine (Mesin Pengkategorisasi)
Engine ini digunakan untuk mengurutkan dokumen ke dalam folder taksonomi. Categorization engine melakukan ini berdasar metadata dari dokumen, berdar pada aturan bisnis, berdasar isi dari dokumen, berdasar kriteria pencarian atau filter, atau beberapa skema yang lain.

8. Filter
Filter pada umumnya tersedia dalam taksonomi untuk membatasi dokumen yang dimuat dalam folder khusus, atau di saat mereka dikembalikan sebagai bagian dari pencarian (search). Filter dapat didasarkan pada kata (jika dokumen mempunyai kata “IBM“), didasarkan pada konsep (jika dokumen seperti ini adalah dokumen yang lain), atau didasarkan pada aturan (jika suatu bagian disebut CLIENT mempunyai nilai dari IBM).

9. Portlet
Sebuah portlet bisa diumpamakan seperti “blok bangunan“ dari portal. Ini adalah user inferface untuk mempresentasikan data dan fungsionalitas aplikasi beragam dalam sebuah halaman web. Portlet melingkupi (mencakup) lapisan presentasi dan logika bisnis. Mereka juga mengaitkan sumber data back end. Portlet mempunyai nama yang berbeda untuk vendor (penyedia jasa) yang berbeda (Portlet, Gadgets, Blocks, web Modules, web Parts, Siebel, dan lain-lain) sebagai sebuah kolaborasi, berita, dan fungsi lainnya.



10. Index
Index adalah koleksi informasi yang memungkinkan pencarian pertanyaan secara cepat. Dalam konteks portal, sebuah indeks biasanya merupakan kombinasi full text index dan sebuah gudang metadata dari dokumen atau isi yang disertakan dalam portal.

11. Virtual Card
Dalam sebuah index atau gudang metadata, sebuah kartu virtual (virtual card) adalah deskripsi dari dokumen tunggal atau potongan dari isi suatu portal. Kartu tersebut biasanya mengandung informasi tentang isi ditempatkan secara fisik, dan mengandung satu atau lebih nilai metadata tentang dokumen itu. Card (kartu) merupakan “placeholder“ (ruang pemenpatan dokumen dalam suatu portal.

12. Servis Web (Web Service)
Web service adalah program yang menerima dan merespon permintaan dalam informasi. Pada umumnya, sebuah web service menerima permintaan berdasar format XML. Format aktual dari permintaan dan respon tergantung dari standar XML yang digunakan. Salah satu standar adalah SOAP. Ada public registry dan bahasa seperti UDDI, WDSL – dimana menggunakan katalog untuk web service yang berbeda. Program panggilan yang dapat menanyakan registry (UDDI) untuk menemukan web service yang tepat, lalu menggunakan WDSL untuk menentukan parameter yang membutuhkan servis, dan akhirnya menggunakan protocol pemanggil dan XML standar seperti SOAP untuk secara aktual menghubungi web service.

13. Protokol dan Standar Development
Komponen yang sangat penting dalam proyek development adalah memahami standar industri dalam membangun solusi portal dan menghubungkannya satu sama lain. Sebuah kesimpulan tajam tentang hal umum yang terkait adalah sebagai berikut :

-XML : Ekstensible Markup Languange
XML adalah bahasa yang digunakan untuk menampilkan banyak tipe data. XML hampir sama dengan HTML (keduanya keturunan dari SGML), sebuah pembangkit bahasa markup). Dimana HTML digunakan untuk menyatakan web browser bagaimana menampilkan informasi pada end user, XML lebih umum digunakan untuk mengirim informasi diantara program. File XML seringnya tidak mempunyai informasi tentang display (penampakan) informasi – program menerima data, seringnya menggunakan gaya XSL sheet dan XSLT, biasanya menangani secara terbatas. Struktur dari file XML biasanya didefinisikan oleh DTD (Document Type Definition) atau XSD (XML Schema Definition).

-XSL, XSLT
Kepanjangan dari Extensible Stylesheet Languange dan Extensible Stylesheet Languange Transformation. Jika dokumen XML mengandung data, dokumen XSL mengandung aturan untuk “mentransformasikan” data tersebut” dalam presentasi yang bisa dimengerti pengguna. Format presentasi ini bisa HTML untuk web browser maupun WML untuk peralatan wireless atau PDF untuk pencetakan informasi.

-DTD dan XSD
Document Type Definition dan XML Schema Definition. Keduanya adalah cara untuk mendefinisikan struktur dan layout dokumen XML. DTD dan XSD menjadi penting memvalidasi bahwa dokumen XML berada dalam format yang tepat untuk melewatkan informasi di antara sistem yang berbeda, atau untuk melewatkan informasi dari sistem back end ke portal.

-WDSL : Kepanjangan Web Description Languange
WDSL memungkinkan Web servis untuk menggambarkan aksi yang mendukungnya. Web servis “kuota saham“,contohnya, mungkin mempunyai dua aksi dimana program lain bias memanggil – getStockQuote, yang menggunakan simbol detik untuk melihat keuntungan pada saat penutupan harga dan getTickerSymbol dimana terdapat nama perusahaan dan keuntungannya. WDSL adalah bahasa berbasis XML yang memungkinkan pemanggilan program dan web servis untuk mendeskripsikan cara yang legal untuk mengirijm program. WDSL penting bagi portal karena portal umumnya mengumpulkan informasi dari berbagai macam servis web dalam layer tunggal dan oleh karena itu membutuhkan komunikasi satu sama lain dalam format yang tepat.

-UDDI (Universal Description Discovery and Integration)
UDDI berdasar pada spesifikasi untuk menemukan web servis dan public registry dimana web servis dapat mempublikasikan informasi tentang dirinya. UDDI dapat digunakan untuk mendapatkan kembali didasarkan pada “informasi deskriptif” tentang web service. Informasi deskriptif dapat dibuat dalam format XML seperti WDSL. UDDI telah secara luas mendukung semua segmen dari industri internet.



-SOAP : Simple Object Access Protocol
SOAP berbasis standar XML untuk membuat fungsi panggilan dalam internet dengan aplikasi lain. SOAP menyediakan protokol pemanggilan (yang bisa digunakan sebagai alternatif untuk HTTP GET/Post), sebuah rumah atau selubung sehingga pemanggilan aplikasi bisa mengirim parameter ke program yang dipanggilnya, dan metode untuk memperoleh hasil dari program itu. Karena SOAP berbasis XML, sehingga ini adalah platform independent. SOAP secara cepat menjadi protokol terdepan dalam mengirim dan memperoleh hasil web servis.

-WSUI (Web Services User Interface)
WSUI adalah spesifikasi untuk standardisasi tampilan web service pada end user. Ini perluasan dari model web service tradisional, dimana ini digunakan unuk memperoleh dan mengambil data XML dengan menyediakan sebuah kerangka agar bagaimana data akan ditampilkan kepada end user. WSUI berkaitan dengan cara standar untuk menggambarkan kerja portlet. Dalam model WSUI, Portlet membuat panggilan ke web servis, memperoleh kembali XML, dan lalu menggunakan XSLT untuk merubah XML ke HTML, agar bisa ditampilkan oleh portal.

14. Profil pengguna (User Profiles)
Setiap portal terdiri dari profil dari setiap penggunanya. Profil ini digunakan dalam kustomisasi (pengaturan) dan personalisasi (menyimpan data pribadi). Setiap portlet dalam portal mempunyai akses pada profil pengguna dan dapat digunakan untuk menyimpan informasi pilihan (preferensi) tentang pengguna atau klas pengguna. Profil ini juga mengatur bagaimana pengguna mengkonfigurasi home page portal dan memilih portlet mana yang ditampilkan dan informasi yang seharusnya diperlihatkan.

15. Content Management System (CMS)
Sebagian besar portal perusahaan mempunyai CMS, dimana memungkinkan persetujuan end user untuk memasukkan informasi ke dalam portal. Pada umumnya ada proses persetujuan dimana hasil akhir dari isi tersebut menjadi bagian yang tersedia dalam taksonomi portal. CMS dapat digunakan pada dokumen dalam format aslinya (Microsoft Word, PDF, dan sebagainya) atau juga yang mempunyai Feature Web Editing yang memungkinkan end user sebagai pengarang halaman web.

16. EAI (Enterprise Application Integration) atau Integrasi Aplikasi Perusahaan
Server EAI berfungsi sebagai pengayom bagi semua software dan servis yang berkaitan dengan mengintegrasikan aplikasi-aplikasi perusahaan satu sama lain. EAI memberikan kompleksitas pada setiap aplikasi (penjualan, manufaktur, jasa, HR, pemeliharaan, dan sebagainya) ini dapat menjadi sulit dan sebuah rencana mahal. Sejumlah vendor telah meluncurkan software yang membuat tujuan ini lebih simpel – diantaranya Crossworlds, Webmethods, Tibco, NEON, dan MQ Series, dan sebagainya. EAI menimbulkan dampak bagi portal karena idealnya portal akan menampilkan informasi yang terkonsolidasi dari berbagai macam sistem back-end. Lapisan EAI diperlukan agar pertanyaan-pertanyaan bisa dikoordinasikan dan hasilnya terkonsolidasi.

Rabu, 10 September 2014

Berikut Tugas Konsep Portal & Manajemen Konten

50 website diindonesia paling populer yang saya berhasil amati antara lain :

1. kaskus.us
Komunitas kaskus.us yakni : forum, yang berisi informasi- informasi dan dapat bertukar informasi sesama kaskusers melalui forum tersebut.
Kelompok kategori dari kaskus.us yakni kategori social media.

2. detik.com
Komunitas dari detik.com yakni : para pengunjung detik.com
detik.com masuk kedalam kategori informasi.

3. kompas.com
Komunitas kompas.com yaitu : Forum KOMPAS.com yang dimana anggota-nya dapat memberikan komentar terhadap berita yang dipilihnya.
Kelompok kategori dari kompas.com yakni kategori informasi.

4. detiknews.com
Komunitas detiknews.com yaitu : para pengunjung setia detik news
detiknews.com masuk dalam kategori informasi.

5. klikbca.com
Komunitasnya yaitu : para nasabah dari bca
klikbca.com kelompok kategori informasi.

6. detiksport.com
Komunitas detiksport.com berupa detik forum yang meliputi : Tread Pilihan, Tread Terpopuler, Must Click, Forum Buzz, Video, Pictures, Jawara Tread, Politik & Peristiwa, Gosip Terbaru, Sepak Bola, Quick Tread, Artis Paling Hits, New Tread, Zona Komunitas detiksport.com meliputi : Komunitas Indorunners, Komunitas NEXT ART, Komunitas Pantomime.
detiksport.com dalam kelompok kategori informasi.

7. vivanews.com
Komunitas di vivanews.com antara lain : bikers, fotografi, pencinta hewan, japan corner, travelling, android symbian, Komunitas Jual Beli di vivanews.com antara lain : telepon + selular, komputer, properti, otomotif, fashion, elektronik, tour + travel, jasa, lain-lain. Komunitas Regional meliputi : bandung, jakarta, surabaya, makassar, kota lain, luar negeri.
vivanews.com masuk dalam kelompok kategori informasi.

8. okezone.com
Komunitas okezone.com antara lain : TeknoSains, Anker, Gowes, Motor, Mobil, BackPacker, Fatinistic, Dheractions.
okezone.com masuk dalam kategori informasi.

9. telkom.net
Komunitasnya yaitu : pelanggan pengguna TELKOM.
telkom.net masuk dalam kategori informasi.

10. indowebster.com
Komunitas indowebster.com antara lain : para pengunjung situs indowebster
indowebster.com masuk dalam kategori informasi.

11. kapanlagi.com
Komunitas dari kapanlagi.com yaitu : Forum kapanlagi.com yang diantara-nya forum hot news, forum layar tancap, forum music corner, forum kapanlagi plus.
kapanlagi.com masuk dalam kategori kelompok informasi.

12. detikhot.com
Komunitas dari detikhot.com yaitu : pengunjung detik hot/penggemar dari detik hot
detikhot.com masuk dalam kategori kelompok informasi.

13. detikinet.com
Komunitas detikinet.com yakni : para penggemar/pengguna teknologi informasi
detikinet.com masuk dalam kelompok kategori informasi.

14. lintasberita.com
Komunitasnya yaitu : semua kalangan usia
Masuk kedalam kelompok kategori informasi.

15. bankmandiri.com
Komunitasnya yaitu : para nasabah bank mandiri
Kelompok kategori bankmandiri.com masuk ke dalam kategori informasi.

16. indowebster.com
Komunitasnya yakni : para pengguna website
Kelompok kategori social media.

17. games.co.id
Komunitas dari games.co.id yaitu : para penggemar games
Kelompok kategori games.co.id masuk dalam kategori social media.

18. inilah.com
Komunitas dari inilah.com yaitu : penggemar situs inilah.com
Kelompok kategori inilah.com masuk dalam kategori informasi & social media.

19. gudanglagu.com
Komunitasnya yaitu anak muda
Kelompok kategori gudanglagu.com masuk dalam kategori informasi.

20. 21cineplex.com
Komunitas dari 21cineplex yaitu : masyarakat semua kalangan
Kelompok kategori 21cineplex.com masuk dalam kategori informasi dan social media.

21. travian.co.id
Komunitas dari travian.co.id yaitu : pengunjung situs
Kategori travian.co.id masuk dalam kategori informasi & social media.

22. kumpulblogger.com
Komunitas kumpulblogger.com yaitu : para blogger
Kategori kumpulblogger.com masuk dalam kategori informasi.

23. bhineka.com
Komunitasnya para pengunjung situs bhineka
Masuk kedalam kelompok kategori social media.

24. detikfinance.com
Komunitasnya yaitu : para pengunjung situs detik finance yang sebagian para pemilik perusahaan.
Masuk kedalam kelompok kategori informasi.

25. bluefame.com
Komunitasnya yaitu : para pengunjung situs
1. Blue Fame’s Lounge : Blue Fame News Komunitas & Budaya Betawi 2. Forum Curhat : Girls Talk 3. English Talk : English New English Learning 4. Blue Fame Locations
Bluefame.com masuk dalam kelompok kategori informasi.

26. blogdetik.com
Komunitasnya yaitu : para pengunjung situs yang memiliki blog
Kelompok kategori informasi.

27. tokobagus.com
Komunitasnya yaitu : pengunjung situs/pelanggan dari toko bagus
Masuk kedalam kategori social media.

28. indonetwork.com
Komunitasnya yaitu : pusat perdagangan indonesia
Masuk kedalam kategori social media.

29. stafaband.info
Komunitasnya yaitu : pengunjung situs yang kebanyakkan para anak muda
Masuk kedalam kategori informasi.

30. telkom.net
Komunitasnya yaitu : para pelanggan telkom
Masuk kedalam kategori informasi.

31. kaskus.com
Komunitasnya yaitu : berupa Top Forums antara lain The Lounge, Berita & Politik, Malang, Lounge Pictures & Video, B-Log Collections, Buat Latihan Posting, Android, Others, HYIP/ Money Game/ PTC/ Autosurf, Debate Club.
Masuk kedalam kelompok kategori social media.

32. mediaindonesia.com
Komunitasnya yaitu : forum & media indonesia memanfaatkan media social facebook untuk para pembacanya berkomentar tentang berita yang sedang terjadi saat ini.
Masuk kedalam kelompok kategori informasi & social media.

33. infogue.com
Komunitasnya yaitu : berupa submit artikel blog kita ke infogue.com dan bisa dapet banyak visitor.
Masuk kedalam kelompok kategori informasi.

34. kafegaul.com
Komunitasnya yaitu : pengunjung situs
Kelompok kategori social media.

35. indonesianindonesia.com
Komunitasnya yaitu : pengunjung situs
Kelompok kategori social media.

36. liputan6.com
Komunitasnya yaitu masyarakat umum
Kelompok kategori informasi.

37. tempointeraktif.com
komunitasnya yaitu : masyarakat
Masuk kedalam kelompok kategori informasi.

38. ui.ac.id
Komunitasnya yaitu : para Mahasiswa/I aktif yang bisa mengakses informasi-informasi terkini kampus, melihat nilai mahasiswa dll.
Masuk kedalam kelompok kategori informasi.

39. bni.co.id
Komunitasnya yaitu : nasabah bni
Kategori bni.co.id yaitu informasi.

40. ugm.ac.id
Komunitasnya yaitu : Mahasiswa/I aktif di universitas tersebut.
Masuk kedalam kelompok kategori informasi.

41. olx.co.id
Komunitasnya yaitu : menyediakan situs jual beli – pasang iklan
Masuk kedalam kelompok kategori social media.

42. eramuslim.com
Masuk kedalam kelompok kategori informasi & social media.

43. bebe17.info
Komunitasnya yaitu : bebe17.info forum
Masuk kedalam kategori informasi.

44. antaranews.com
Komunitasnya yaitu : masyarakat
Masuk kedalam kategori informasi.

45. kompasiana.com
Komunitasnya yaitu : masyarakat
Masuk kedalam kategori informasi.

46. kliksaya.com
komunitasnya yaitu pengunjung website
Masuk kedalam kelompok social media.

47. ipgue.com
Komunitasnya yaitu : para mahasiswa
Masuk kedalam kelompok informasi.

48. metrotvnews.com
Komunitasnya yaitu : masyarakat umum
Masuk kedalam kelompok informasi.

49. indosatm2.com
Komunitasnya yaitu : para pelanggan dari indosatm2 tersebut.
Masuk kedalam kategori social media.

50. kolom-tutorial.com
komunitasnya yaitu : para pemilik blog
Masuk kedalam kategori social media.

Sekian dan Terima Kasih, apabila dalam tugas tersebut terdapat kekurangan dan kurang tepat dalam mengamati ke-50 website tersebut saya mohon maaf...